Jumat, 04 Maret 2016

Manfaat dan fungsi Titik refleksi kaki



Berikut ini fungsi titik refleksi telapak kaki yang berjumlah total 36 titik yang terdapat pada telapak kaki kanan dan kiri, untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar letak titik-titik tersebut yang sudah saya sediakan diatas.


Kepala [otak] kiri/kanan mengatasi pusing, stress, sakit kepala,emosional, ketegangan, amarah, mudah tersinggung,pelupa, pikun, susah tidur.
Dahi kiri/kanan, mengatasi sakit kepala, sirkulasi daerah di atas kepala, lembek bagian atas kepala, sakit dahi dan fertigo.
Otak kecil kiri/kanan sakit-pegal bagian belakang kepala [tengkuk], stroke, kesemutan bagian tangan, luka pendarahan diotak.
Kelenjar di bawah otak kiri/kanan, kendali semua organ tubuh, mengatasi folio/kelumpuhan, mempertahankan dorongan/sumber daya sex, lemah syahwat, impotensi, sulit mendapat keturunan, mengatur sel dan pertumbuhan tubuh, kendali jantung, mengatur kelenjar tiroid dan kelenjar repoduksi.
Saraf trigerninus kiri/kanan, saraf otak yang terbesar berpusat dipelipis. Melawan firus, alergi, gatal, menguatkan kulit terutama kulit kemaluan agar tidak mudah lecet, kulit kepala, sakit kepala sebelah[Migrain], memperbaiki pengecapan, saraf pancaindra, kelenjar peluh, kulit kepala dan wajah.
Hidung kiri/kanan. Mengatasi pilek dan flu, lolip dan gangguan lain pada hidung.
Leher kiri/kanan, mengatasi sakit bagian leher kesulitan menggerakan leher kekiri dan kanan juga membantu sakit pundak.
Mata kiri/kanan, mengatasi mata lamur, katarak, buta senja, lapisan saraf mata, mata merah, mata berair dan beberapa gangguan pada mata.
Kuping kiri/kanan, mengatasi kuping mendengung, kurang pendengaran, sakit kuping, darah tinggi, hilang keseimbanan.
Bahu kiri/kanan, mengatasi sakit sendi bahu, sulit mengenakan pakaian, mengangkat tangan, mengangkat barang dan sulit menyisir rambut.
Otot trapezius [di leher dan pundak] kiri/kanan, mengatasi sakit pundak dan leher, membuka saraf terjepit pada organ pundak, mencegah ktup jantung bocor, struke atau lumpuh separuh badan.
Kelenjar tiroid kiri/kanan, mengatasi gondok, gangguan pada tenggorokan, mengontrol metabolism, gangguan pada pernapasan, jantung, wajah bengkak, kegemukan ,bola mata melotot, memproduksi yodiom. Letaknya di atas batang tenggorokan berbentuk seperti kupukupu.
Kelenjar paratiroid kiri/kanan, kendali dan mengatur metabolism zat kapur dalam darah dan tulang atau lebih di kenal dengan sebutan pabrik peleburan zat kapur dalam darah dan tulang. Manfaatnya mengatasi kesemutan dalam kaki, pegal rematik, kram, saraf terjepit, varises dan struke.
Paru-paru kiri/kanan, pemasok oksigen kedalam darah, otak, jantung, ginjal, ke lever dll. Mengatasi batuk, infeksi paru, radang paru, sesak nafas.
Lambung kiri/kanan, mengatasi sakit mag, masuk angin, kembung, sakit perut, mencret, sakit kepala.
Duodenum [usus 12 jari] kiri/kanan, menetralisir asam lambung yang berlebihan dalam lambung, membuang dan mendorong angin keluar dari lambung.
Pankreas [kelenjar ludah perut] kiri/kanan, memproduksi insulin untuk merubah gula jadi tenaga, juga memproduksi enzim atau kelenjar ludah perut sebagai obat penyakit maag walaupun penyakit maagnya sudah berlangsung puluhan tahun. Enzim sangat sangat bermanfaat untuk pencernaan agar makanan bisa di cerna untuk kemudian dihisap kedalam darah.
Lever hanya ada di kaki kanan, di sinilah gudang gula yang di padatkan untuk keperluan atau makanan darah yang seterusnya dirubah oleh insulin menjadi energy. Apabila anda kurang makan gula lama kelamaan gula dalam lever habis di pakai atau dihisap oleh darah mka lever menjadi bengkak dan itulah namanya penyakit lever yang kemudian mudah atau rawan terhadap virus hepatitis.
Kandung empedu juga hanya ada di kaki bagian kanan, memproduksi getah empedu sebagai obat diabetes dan membantu pekerjaan pancreas. Getah empedu juga berguna untuk menetralisir racun dalam darah [ureum].
Serabut saraf lambung kiri/kanan, melayani organ-organ dalam rongga perut, terletak dibelakang lambung.
Kelenjar adrenal kiri/kanan, juga di sebut sebagai anak ginjal letaknya diatas kedua ginjal. Fungsinya yang penting adalah sebagai pelumas atau oli untuk jantung dan beberapa organ lain.Menstimulasi persediaan gula dalam lever,menambah gula dalam darah, menambah produksi hormone sexual.
Ginjal kiri/kanan, pada organ inilah darah dicuci dan disaring.Mengatasi sakit ginjal, radang ginjal, asam urat, batu ginjal, TBC ginjal, gagal ginjal, infeksi ginjal, pegal bagian pinggang. Jangan berlebihan makan daging, jeroan, lemak kacang tanah minum air putih jangan kurang dari tiga liter sehari.
Ureter [saluran kencing] kiri/kanan, mengatasi sakit kencing, infeksi saluran kencing, putih telur dalam kencing.
Kandung kencing kiri/kanan, mengatasi batu dalam kandung kencing, membantu berfungsinya kelenjar pprostat.
Usus kecil kiri/kanan, mengatasi kolestrol agar tidak mengganggu jantung, tifus desentri..
Usus buntu hanya ada di kaki sebelah kanan, mengatasi penyakit usus buntu, radang usus buntu, pegal kaki bagian kanan.
Katup iseo-sekal [akir usus kecil], hanya ada di kaki sebelah kanan, pelapis atau penyaring usus buntu.
Usus besar asendens hanya ada di kaki kanan, mengatasi radang usus, hernia.
Usus besar transversus kiri/kanan, mengatasi asam urat, membantu pekerjaan ginjal, sembelit, radang usus.
Usus besar desendes hanya ada di kaki kiri, mengatasi sakit perut bagian bawah.
Rektum hanya ada di kaki kiri, mengatasi sembelit, ambeien, kangker rectum.
Anus hanya ada di kaki kiri, mengatasi ambeien,sembelit , sakit perut bagian bawah.
Jantung hanya ada di kaki bagian kiri, mengatasi sakit jantung, lemah jantung, radang jantung, jantung koroner, sakit dada sebelah kiri, cemas, gelisah, melancarkan peredaran darah, pingsan.
Limpa hanya ada di kaki sebelah kiri, letaknya di belakang lambung, fungsinya sebagai benteng pertahanan tubuh dan gudang darah, apabila ada pendarahan ia akan segera mengeluarkan darah tambahan, juga memproduksi sel-sel darah putih untuk melawan firus, kuman, kanker, tumor, keputihan, badan panas dingin masuk angin.
Lutut kiri/kanan, mengatasi sakit lutut, asam urat, saraf terjepit pada bagian lutut.
Kelenjar reproduksi kiri/kanan, letaknya di bawah tumit dan di bawah mata kaki bagian luar. Fungsinya memproduksi sel-sel baru untuk mengganti sel-sel yang sudah rusak atau sel mati. Untuk kesuburan pria atau wanita, memproduksi sperma atau indung telur, mengatasi rambut rontok, mandul lemah sahwat.

Demikianlah sobat semua artikel saya tentang berbagai fungsi titik refleksi telapak kaki kanan dan kiri, silahkan dibaca dan difahami semua fungsi-fungsinya sebagai ilmu dasar untuk bisa mendalami ilmu pengobatan refleksi.

37. Mengendorkan perut [mengurangi sakit haid], untuk sakit haid.
38. Sendi Pinggul kiri/kanan, letaknya disisi bawah mata kaki luar dan mata kaki bagian dalam. Mengatasi sakit sendi pinggul dan sendi bahu.
39. Kelenjar getah bening bagian atas tubuh kiri/kanan, melawan infeksi pada organ bagian atas tubuh seperti otak, kepala, mata, kuping.
40. Kelenjar getah bening bagian perut kiri/kanan, mengatasi infeksi untuk organ dalam perut seperti lambung, usus, ginjal dll.
41. Kelenjar getah bening bagian dada kiri/kanan, melawan infeksi pada organ dalam rongga dada seperti jantung, paru-paru, dll.
42. Organ keseimbangan kiri/kanan, mengatasi hilang keseimbangan, kolestrol, pusing, mabuk kendaraan , darah tinggi.
43. Dada kiri/kanan, mengatasi sakit dada akibat koroner dan radang paru-paru.
44. Sakit rongga antara dada dan perut kiri/kanan, mengatasi usus turun/hernia.
45. Amandel kiri/kanan letaknya di atas jempol kaki, mengatasi sakit dan radang pada amandel,
menetralisir racun dalam makanan, tumor dan kanker tenggorokan.
46. Rahang bawah kiri/kanan, mengatasi sakit gigi, saraf terjepit pada rahang, pelo.
47. Rahang atas kiri/kanan, mengatasi sakit gigi, saraf terjepit pada rahang, pelopor.
48. Tenggorokan dan saluran pernafasan kiri/kanan, mengatasi sakit tenggorokan, sesak nafas, asma.
49. Kunci paha kiri/kanan, mengatasi hernia, usus turun.
50. Rahim dan kelenjar prostat kiri/kanan, mengatasi kanker rahim dan prostat, beser kencing dan
beser mani bagi laki-laki.
51. Venis/vagina kiri kanan, melancarkan saluran kemih, menguatkan dan mengokohkan penis pada pria dan menguatkan vagina pada wanita.
52. Dubur [wasir] kiri/kanan, mengatasi ambeien dan gatal pada dubur.
53. Tulang leher kiri/kanan, mengatasi sakit pada tulang leher.
54. Tulang punggung kiri/kanan, mengatasi sakit punggung, membuka saraf-saraf terjepit pada sendi leher, bahu, lutut, sendi siku, pergelangan tangan, pinggang.
55. Tulang pinggang kiri/kanan, mengatasi sakit pinggang/pengapuran.
56. Tulang kelankang kiri/kanan, mengatasi sakit pada tulang kelangkang.
57. Tulang tungging kiri/kanan, untuk mengatasi tulang rekor dan gatal.
58. Sama dengan nomor 57.
59. Tulang belikat kiri/kanan, untuk sakit belikat dan pinggul.
60. Sendi siku kiri/kanan, untuk sakit sendi siku dan sendi-sendi lain.
61. Tulang rusuk kiri/kanan, untuk mengatasi sakit pada tulang dada..
62. Pinggul mengatasi sakit pinggul dan belikat.

Gambar Titik Refleksi kaki dan manfaatnya.

6. Hidung
13. Kelenjar paratiroid
24. Kandung kencing
38. Sendi pingul
40. Kelenjar getah bening [Bagian perut]
49. Kunci paha
50. Rahim dan Kelenjar prostat
51. Penis, Vagina, Saluran kencing
52. Dubur [wasir]
53. Sulang leher
54. Tulang Punggung
55. Tulang Pinggang
56. Tulang Kelangkang
57. Tulang Tungging
61. Tulang Rusuk

Titik refleksi kaki dan manfaatnya.
5. Saraf Trigernius
10.Bahu
35. Lutut
36. Kelenjar Reproduksi [indung telur testis]
37. Mengendorkan perut [mengurangi sakit haid]
38. Sendi pinggul
39. Kelenjar getah bening [bagian atas tubuh]
42. Organ Keseimbangan
43. Dada
44. Skat rongga antara dada dan perut
58. Tulang Tungging
59. Tulang belikat
60. Sendi siku
61. Tulang rusuk
62. Pinggul
Titik refleksi kaki dan manfaatnya.




39. Kelenjar Getah Bening
39. Kelenjar Getah Bening [Bagian atas tubuh]
40. Kelenjar getah bening [bagian perut ]
41. Kelenjar getah bening [bagian dada ]
42. Organ keseimbangan
43. Dada
44. Sekat rongga antara dada dan perut
45. Amandel
46. Rahang bawah
47. Rahang atas
48. Tenggorokan dan saluran pernafasan
Titik refleksi kaki dan manfaatnya.

Rabu, 02 Maret 2016

Etiologi : Penggolongan dan Patogenesis
Keadaan ini sering disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh superfisial dan serangan dari faktor luar patogen. Dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu :

a. Tipe angin dingin yang sering tampak pada pasien dengan defisiensi Yang, dengan gejala :
- Menggigil, demam, tidak berkeringat
- Nyeri kepala
- Nyeri anggota gerak
- Sumbatan hidung
- Hidung berair
- Tenggorokan gatal
- Batuk
- Suara parau
- Riak banyak encer
- Selaput lidah putih tipis
- Nadi superfisial dan tegang

b. Tipe angin panas yang sering ditemukan pada defisiensi Yin, dengan gejala :
- Demam, tidak berkeringat
- Sedikit tidak suka angin
- Nyeri kepala
- Batuk dengan riak kuning dan kental
- Tenggorokan nyeri dan bengkak
- Nadi superfisial dan cepat

Tatalaksana terapi
a. Angin dingin
Metode :
- Pelemahan pada titik-titik meridian DU, Taiyang, dan Shaoyang
- Pada pasien yang lemah diberikan rangsangan sedang dan moksibusi

Titik yang dipilih adalah :
a. GV16 Fengfu
b. BL12 Fengmen
c. GB20 Fenchi
d. LU7 Lieque
e. LI4 Hegu

b. Angin panas
Metode : pelemahan pada titik titik meridian DU, Shaoyang, dan Yangming
a. GV14 Dazhui
b. LI11 Quchi
c. TE5 Waiguan
d. LI4 Hegu
e. LU10 Yuji
f. LU11 Shaoshang

Catatan:
Keadaan ini harus dibedakan dengan penyakit infeksi yang mempunyai gejala serupa pada stadium awal.
Penerapan Delapan Titik Induk Meridian Istimewa
Untuk Symptom Khusus Dan Area Tubuh:
LU 7 Lie Que : Untuk Gangguan Kepala, Pemberontakan Dan Rintangan Reak Dan Tenggorokan Kering.
KI 6 Zhao Hai : Untuk Angin Tenggorokan (Bengkak Dan Nyeri, Susah Menelan).
PC 6 Nei Guan : Untuk Gangguan Dada
SP 4 Gong Sun : Untuk Gangguan Nyeri Perut Di Bawah Umbilicus.
SI 3 Hou Xi : Untuk Gangguan GV Dan Mania Depresi.
BL 62 Shen Mai : Untuk Mengusir Dingin Dan Panas, Mengobati Sakit Kepala Karena Angin Dan Ketakutan.
SJ 5 Wai Guan : Untuk Luka Karena Angin Luar Bergabung Sakit Kepala.
GB 41 Zu Lin Qi : Untuk Gangguan Mata.

TITIK INDUK MERIDIAN ISTIMEWA (TIMI)
Kedelapan Meridian Istimewa Ini Merupakan Regulator Qi Meridian Dari Meridian Umum. Seumpama 12 Meridian Umum Itu Merupakan Sungainya Makan Ke-8 Meridian Istimewa Adalah Telaga – Telaganya.
Ada Delapan Titik Induk Meridian Istimewa :
Titik Induk
Meridian Istimewa
Hubungan Pasangan
Daerah / Organ Yang Dipengaruhi
SP 4 (Gong Sun)
Chong
Ayah
Jantung,
PC 6 (Nei Guan)
Yin Wei
Ibu
Dada, Lambung
SI 3 (Hoe Xi)
Gv / Du
Suami
Kantus Internus Mata, Tengkuk, Leher,
BL 62 (Shen Mai)
Yang Jiao
Istri
Pundak, Bahu, Usus Kecil, Kantung Kemih
GB 41 (Zu Lin Qi)
Tay
Laki -Laki
Mata (Kantus Internus),Belakang
Sj 5 (Wai Guan)
Yang Wei
Perempuan
Telinga, Pipi, Leher, Pundak
LU 7 (Lie Que)
Ren / CV
Tuan Rumah
Paru – Paru, Tenggorokan, Sekat
KI 6 (Zhao Hai)
Yin Jiao
Tamu
Rongga Dada (Diafraghma)
Meridian Ren / CV Dan Du / GV Dan Meridian Chong Bersumber Dalam Pao (Identik Dengan Uterus Pada Wanita, Panggul / Pelvis Pada Laki – Laki), Keluar Pada Titik Hui Yin Yang Terletak Diantara Dubur Dan Alat Kelamin Luar.
Ada 2 Pokok Yang Saling Terkait, Dimana Titik Ini Berfungsi :
Mengaktifkan Meridian Istimewa
Menurut Ode Of The Obstructed River
Mengaktifkan Meridian Istimewa.
LU-7 (Lie Que), Titik Induk Meridian Istimewa CV
Meridian CV Berjalan Sepanjang Garis Tengah Depan Tubuh, Berhubungan Dengan Uterus Dan Alat Kelamin. LU-7 Dapat Mengobati Retensi Lokhia Dan Janin Mati, Nyeri Di Alat Kelamin Dan Gangguan BAK.
KI-6 (Zhao Hai), Titik Induk Meridian Istimewa Yin Jiao
Daerah Meridian Yinjiao Yaitu Bagian Dalam Kaki, Tenggorokan, Otak Dan Inner Canthus. KI 6 Titik Penting Mengobati Gangguan Tenggorokan Kronis, Berbagai Jenis Gangguan Mata, Epilepsi Siang, Kaku Dan Kontraksi Dari Kaki Bagian Dalam.
PC 6 (Nei Guan), Titik Induk Meridian Istimewa Yinwei
Menurut Classic Of Difficulties “Saat Yinwei Diserang Penyakit, Hasilnya Nyeri Jantung”.
Indikasi Untuk Yinwei : Nyeri Dada, Rasa Penuh Dan Nyeri Di Lateral Iga, PC-6 Merupakan Titik Yang Paling Penting Untuk Mengobati Nyeri Jantung Dan Dada.
SP 4 (Gong Sun), Titik Induk Meridian Istimewa Chong
Menurut Classic Of Difficulties :” Saat Chong Diserang Penyakit, Terjadi Aliran Qi Yang Berlawanan Arah Dan Abdominal Urgency. Abdominal Urgency Termasuk Sensasi Perut Kram Akut, Biasanya Bergabung Disentri. SP4 Juga Untuk Pemberontakan Qi Lambung Seperti Muntah Dan Gejolak Gangguan Tiba-Tiba.
SI 3 (Hou Xi), Titik Induk Meridian Istimewa GV
Berjalan Sepanjang Garis Tengah Tubuh Belakang Dari Coccyx Sampai Kepala. SI 3 Untuk Gangguan Kepala, Leher, Tulang Belikat, Daerah Pinggang. GV Mengatur Semua Meridian Yang Dan Semua Tubuh Bagian Luar. SI 3 Memiliki Efek Kuat Dalam Menghilangkan Demam Khsusunya Malaria, Atau Patogen Angin Dingin, Angin Panas Yang Menyebabkan Panas Dingin Dan Demam. Meridian GV Melewati Otak Dan Cocok Mengobati Epilepsi.
BL 62 (Shen Mai), Titik Induk Meridian Istimewa Yang Jiao
Melewati Daerah Lateral Tubuh Dan Kepala, Berhubungan Dengan Meridian GB Di GB 20 Fengchi Dan Masuk Ke Otak Pada DU 16 Fengfu. BL 62 Untuk Angin Luar Dengan Leher Kaku Dan Sakit Kepala, Otak, Kejang Mulut, Opisthotonus, Mata Menatap Ke Atas, Gangguan Penyimpangan Mulut Dan Mata, Windstroke, Hemiplegia, Dan Epilepsi Serta Insomnia.
SJ 5 (Wai Guan), Titik Induk Meridian Istimewa Yang Wei
Berhubungan Dengan Semua Meridian Yang, Termasuk GV. Waiguan SJ 5 Adalah Titik Penting Untuk Menghilangkan Faktor Patogen Bagian Tubuh Luar. Dahi Merupakan Daearh Yang Ming; Daerah Temporal Meridian Shao Yang; Daerah Occipital Daerah Tay Yang, Sementara GV Termasuk Vertex. SJ 5 Untuk Sakit Kepala Temporal, Frontal, Occipital, Dan Vertex.
GB 41 (Zu Lin Qi), Titik Induk Meridian Istimew Tay
Meridian Tay Mengitari Daerah Pinggang Dan Mengikat.

Selasa, 01 Maret 2016

Penyebab Penyakit menurut ilmu akupunktur:
Penyebab panyakit terdiri dari:
1. penyebab penyakit luar/eksogen (PPL)
terdiri dari : angin, dingin, panas, lembab, kering, ili dan fu qi
2. penyebab penyakit dalam/endogen(PPD)
terdiri dari : gembira, marah, murung, cemas, sedih, takut dan terkejut
3. penyebab penyakitl lain-lain (PPLL)
terdiri dari
a. salah diet
b. kelelahan, stress atau kekurangan latihan fisik
c. factor musibah
4. penyebab penyakit gol ke IV
a. cairan lender
b. Stagnasi darah
c. Factor keturunan


Penyebab penyakit luar/eksogen (PPL) yaitu: merupakan iklim atau hawa udara yang berubah menjadi penyebab penyakit karena:
a. berlangsung berkepanjangan
b. datangnya tiba-tiba
c. tidak terduga
d. intensitasnya terlampau kuat.


Terdiri dari:
a. Angin
b. Lembab
c. Dingin
d. Panas/ Api
e. Kering
f. Ili
g. Fu Qi(Qi yang terpendam)

Penyebab penyakit dolongan Yang terdiri dari: angin, panas, kering, api, ili dan fu qi.
Penyebab penyakit golongan Yin terdiri dari : dingin dan lembab.

a. Angin:
• Bersifat Yin atau Yang
• Berunsur Kayu
• Menyerang puncak pohon ( kepala dan bagian tubuh atas / permukaan tubuh)
• Gejala berpindah-pindah ( tidak tetap)
• ejala cepat berubah ( pusing, tremor, atau kejang)
b. Lembab
• Bersifat yin dan berunsur tanah
• Melukai api sejati
• Menyerang yangqi mulai dari bawah tubuh dan bersifat menetap
• Ditandai oleh gejala kelembaban dan stagnasi, dan nyeri
• Menyerang organ: ginjal, kandung kemih, limpa dan lambung
• Gejala: otot kaku, nyeri sendi, edema, baal, badan terasa berat, miksi sedikit, sulit tidur, dada sesak, perut terasa penuh, dan diare
c. Dingin:
• Bersifat yin dan berunsur air
• Mengkonsumsi yangqi sehingga fungsi penghangatan tubuh terganggu
• Menyebabkan stagnasi, kontraksi dan gangguan qi dan xue
• Melukai api sejati di ginjal
• Menyerang ginjal, kandung kemih, dan jantung
• Gejala: takut dingin, demam, tidak berkeringat, nyeri tulang, tubuh kaku, beku

d. Panas/api:
• Bersifat yang
• Menggangu system keseimbangan cairan (mengeringkan air)
• Mempengaruhi kepala dan mata
• Menyebabkan defisiensi qi
• Menyerang organ: ginjal,paru,jantung, dan usus besar
• Gejala: badan panas, kulit kering, tidak berkeringat, haus , suka minum, miksi sedikit, otot lidah merah dan kering, otot tubuh lemas dan kendor
• Panas → gejala tidak berpindah
• Api → gejala berpindah – pindah

e. Kering:
• Bersifat Yang dan berunsur logam
• Mengkonsumsi cairan tubuh sehingga mengganggu keseimbangan cairan tubuh dan pelepasan keringat
• Menyebabkan dehidrasi dan penurunan kelembaba (sifat seperti logam)
• Menyerang organ: ginjal, paru, usus besar, kandung empedu, dan hati
• Gejala: suhu tubu meningkat, dehidrasi, haus, miksi sedikit, feses kering, tenggorokan kering, dan batuk kering.

f. iLi: Qi jahat yang berbahaya yang berasal dari udara atau lingkungan yang kotor,yaitu:
• Penyakit sangat menular
• Wabah
• Datang mendadak, memburuk dan gawat

g. Fu Qi:
• Penyakit yang tersembunyi
• Penyakit ini muncul bila kondisi badan turun karena menderita penyakit yang lama dan berat


Penyebab penyakit dalam/endogen (PPD) yaitu berasal dari factor emosi endogen.
Bila factor emosi tersebut memberikan respon normal dari tubuh terhadap rangsangan luar tidak akan menyebabkan penyakit tetapi yang dapat menyebabkan penyakit bila rangsangan factor emosi tersebut berat atau terus menerus atau mendadak sehingga melampaui kemampuan tubuh.
Faktor emosi endogen terdiri dari 7 faktor yaitu:
• Gembira
• Marah
• Murung
• Cemas
• Sedih
• Takut
• Terkejut

a. Marah:
• Berunsur kayu
• Menyerang / melukai hati dan kandung empedu
• Qi naik ke atas

b. Gembira:
• Berunsur api
• Melukai jantung dan usus kecil
• Qi bergerak lambat
c. Sedih dan cemas
• Berunsur logam
• Melukai paru-paru dan usus besar
• Menguras Qi

d. Murung:
• Berunsur logam
• Melukai paru-paru
• Drastis mengkonsumsi Qi

e. Berfikir / melamun / cinta:
• Berunsur tanah
• Melukai lipa dan lambung
• Qi stagnasi

f. Takut:
• Berunsur air
• Melukai ginjal dan kandung kemih
• Qi menurun

g. Terkejut:
• Berunsur air
• Melukai ginjal dan kandung kemih
• Qi kacau


Penyebab penyakit lain-lain terdiri dari:
• Penyebab penyakit lain-lain gol III terdiri dari:
1. Salah diet: a. makan berlebihan dan malnutrisi
b. berlebih-lebihan dalam jenis makanan tertentu
c. makan makanan kotor (junk food)
2. Kelelahan
3. Stress
4. Kurang latihan fisik
5. Perlukaan / faktor musibah seperti: jatuh, gigitan serangga/binatang peliharaan/binatang buas, pukulan, tusukan, terbakar, kecelakaan.
• Penyebab penyakit golongan ke IV terdiri dari:
1. Jenis yang menyerupai jenis PPL seperti angin dalam, panas dalam , lembab dalam, kering dalam dan dingin dalam.
2. Reak
3. Bekuan/stagnasi darah.
• Faktor musibah.
Yang terjadi tanpa sengaja dan yang akan mengakibatkan:
1. perdarahan
2. nyeri dan luka kulit pada kasus ringan
3. keracunan bahkan kematian pada kasus berat.
• Faktor turunan.
Kelainan bawaan yang terjadi pada keturunannya.
4 CARA PEMERIKSAAN TCM

Posted by radyanto on December 31, 2011
4 CARA PEMERIKSAAN TCM.

4 cara pemeriksaan TCM

Seiring perkembangan teknologi empat cara pemeriksaan TCM tetap digunakan sebagai metode mengumpulkan data-data pasien. Walaupun tampak konfensional, empat cara pemeriksaan masih dapat digunakan sebagai landasan penegakan diagnosa yang tepat. Keakuratan dalam penegakan diagnosa dalam TCM bergantung sepenuhnya dengan ketelitian dan keahlian seorang tabib. Tabib yang baik dapat menyimpulkan penyakit pasien dengan mengamati tampilan fisik tubuh, suhu tubuh, denyut nadi, suara nafas, atau pun gerak gerik dari pasien. Dinamakan empat cara pemeriksaan karena pemeriksaan tersebut terbagi menjadi empat cara, yaitu:

Pengamatan yang disebut Wang.
Mendengar dan mencium yang disebut Wen.
Anamnesis atau pertanyaan yang disebut Wun.
Pemeriksaan dengan perabaan yang disebut Cie.
Selanjutnya data-data yang dikumpulkan dari empat cara diagnosa digolongkan kedalam delapan dasar diagnose (Luar-Dalam, Yin-Yang, Panas-Dingin, Se-Si). Setelah penyakit digolongkan menjadi delapan dasar diagnosis, kemudian barulah seorang tabib melakukan terapi akupunktur dan herbal

1. Pengamatan (Wang)

Metode Pengamatan menggunakan ketelitian pancaindra mata dalam memeriksa ekspresi-warna wajah, jiwa, bentuk tubuh, mata, dan lidah dari pasien.

1.1 Ekspresi-warna wajah/Se

Ekspresi yang cerah dan segar, menunjukan kondisi sehat, tetapi apa bila dalam pemeriksaan selanjutnya ditemukan suatu penyakit maka kondisi ini menyatakan : penyakit luar, ringan, dan baru diderita. Sebalikan apa bila ekspresi gelap dan pucat,menunjukan penyakit dalam, dan sudah lama diderita.

Warna wajah sangat diutamakan dalam melihat kondisi Chi/energi dan Xue/darah organ dalam dan fenomena perubahan patologis penyakit. Dalam mengamati kulit wajah amatilah warna primer, artinya perlu dilakukan pembedaan warna primer yang menunjukan kondisi asli organ dalam, dan warna sekunder hanya menunjukan faktor lingkungan atau cuaca.

1.2 Jiwa/Shen

Jiwa disini dapat diartikan tanda-tanda adanya kehidupan, seperti prilaku, hasrat, pikiran, dan semangat. Dalam kondisi sakit apa bila masih ditemukan shen yang masih dalam kondisi baik, maka dapat disimpulkan daya tahan pasien dalam kondisi baik, dan prognosis baik. Sebaliknya Shen yang buruk menunjukan pasien dalam kondisi buruk,misalnya pasien yang koma.

Shen jiwa juga dapat digunakan untuk mendiagnosa adanya gangguan jiwa pada seseorang

1.3 Bentuk tubuh/Sing Tay

Pengamatan bentuk tubuh meliputi kulit, daging, lemak, tendon, dan tulang, yang bertujuan untuk memperjelas dan memperkuat diagnosa utama serta melihat daya tahan tubuh pasien. orang yang memilki tulang besar, dada yang lapang, otot yang berisi, memilki daya tahan tubuh yang kuat. Sebaliknya dada yang sempit, otot yang kendur, tulang yang kecil menujukan daya tahan tubuh yang kurang baik.

Dalam kasus spesifik pengamatan bentuk tubuh dapat digunakan untuk memperjelas penyakit utama misalnya: Kasus Stroke, terlihat lumpuhnya anggota gerak sebelah, dengan tanda-tanda mulut dan wajah mencong kesamping, lidah miring, tangan dan kaki tidak dapat digerakan dan lain sebagainya

Dalam kasus lain, tubuh gemuk menunjukan kelebihan penimbunan lemak, yang apa bila tidak segera diturunkan akan mengakibatkan radang sendi akibat beratnya kerja sendi, tingginya potensi terkena diabetes, atau kolesterol.

Kasus Lain, tubuh kurus, dada sempit, leher panjang, pipi cekung kedalam, batuk kronis yang tidak sembuh-sembuh, menunjukan kecenderungan menderita tuberculosis/ batuk TBC

1.4 Mata

Para tabib china sangat percaya bahwa mata adalah pintu menuju jiwa sehingga pengamatan jiwa yang paling baik adalah pada mata. Disamping itu daerah mata dan sekeliling mata dipercaya dapat mengekspresikan kualitas organ dalam. Misalnya:

Diagnosa mata Wu Lun(lima roda)

Kelopak mata bengkak mengidentifikasikan masalah defisiensi limpa.
Sudut mata kekuningan menandakan panas jantung.
Mata tampak berkaca-kaca atau mengkilap , berarti ada kemungkinan memiliki masalah kejiwaan
Mata merah mengidentifikasikan masalah panas
Sclera kekuningan mengidentifikasikan masalah lembab


Sebenarnya untuk mendiagnosa mata tidak hanya mengunakan metode Wu Lun (lima roda), tetapi ada 2 metode lain yang juga sering digunakan, seperti Delapan Kuo (Delapan) juring, dan Delapan Kuo yang digabungkan dengan Wu Lun.

1.5 Lidah

Lidah memberikan gambaran berat ringan dan sifat dari penyakit. Dalam mengamati lidah perlu diperhatikan warna otot lidah, selaput lidah, dan ukuran lidah. Otot lidah yang sehat harus berwarna merah segar, apabila ditemukan otot lidah yang pucat itu menunjukan bahwa Xue/darah orang tersebut tidak cukup. Apa bila ditemukan otot lidah berwarna merah merona dengan selaput terkelupas atau tanpa selaput, ini menunjukan syndrome panas yang berlebih.

Selaput lidah dibedakan menjadi tanpa selaput, selaput putih tipis, selaput tebal kekuningan dan selaput putih tebal. Lidah tanpa selaput menunjukan kelemahan pencernaan. Selaput putih tipis menunjukan kondisi sehat tetapi apa bila ditemukan pada kondisi sakit maka sakit tersebut hanyalah radang biasa. Selaput tebal kekuningan menunjukan syndrome lembab panas. Selaput putih tebal menunjukan syndrome lembab dingin. Selaput lidah tebal menujukan penyakit yang berat.

Lidah yang berukuran besar dengan tanpa adanya tapal gigi pada lidah menunjukan defisiensi pada limpa.



2. Mendengar dan mencium yang disebut Wen.

Metode wen biasanya dilakukan bersamaan dengan anamnesis. Ketika pasien menjawab pertanyaan, kita mendengarkan suara pasien apakah kuat atau lemah, parau atau jelas, adanya suara batuk, apakah ada suara cekutan , suara terap, membau hawa mulut pasien, membau keringat pasien apakah menyengat dan lain sebagainya.

2.1 Suara bicara penderita

Suara bicara keras menunjukan sindrome se, suara bicara lemah menunjukan sindrome si, suara parau seperti hilang, menunjukan sindrome angin.

2.2 Suara pernafasan

Suara nafas yang cepat nunjukan sindrome panas, suara nafas sesak menunjukan masalah pada saluran nafas atau jantung (perlu pemeriksaan lebih lanjut).

2.3 Suara batuk

Batuk kering menunjukan defisien Yin, batuk dengan riak kuning menunjukan sindrome angin panas (infeksi), batuk dengan riak putih menunjukan sindrome angin dingin (alergi).

2.4 Suara cekutan

Chi lambung yang tertahan di tengorokan

2.5 Suara Terap

Chi lambung yang tertahan dilambung

2.6 Bau busuk dari mulut

Gigi busuk atau retensi makanan

2.7 Bau kringat yang menyengat

Menunjukan sindrome panas lembab

2.8 Bau riak yang amis pada mulut

Sindrome panas lemab (infeksi)

3. Anamnesis atau pertanyaan yang disebut Wun.

Dalam kedokteran barat Anamnesis pada kasus-kasus tertentu memberikan keakuratan hampir 70%, dan untuk menjadikannya mendekati 100% maka perlu dukungan mesin diagnosa teknologi tinggi. Anamnesis TCM, juga demikian memberikan keakuratan 60% (dalam khasus-khasus tertentu) dan untuk menjadikannya mendekati 100% perlu adanya pemeriksaan Wang,wen, dan Cie agar mendekati 100%.

Dalam anamnesis biasanya tabib menanyakan 13 pertanyaan umum, seperti; menanyakan demam,menanyakan tentang keringat, menanyakan kepala dan tubuh serta anggota gerak, menanyakan buang air besar dan buang air kecil, menanyakan makan dan minum, menanyakan tentang dada dan perut, menanyakan pendengaran, menanyakan tentang kehausan,menanyakan penyakit yang pernah diderita dan pengobatan yang diterima, dan pertanyaan khusus bagi wanita dan anak-anak. 14 pertanyaan yang diajukan memilki tujuam yang sama dengan pemeriksaan pendukung yang lain, yaitu untuk mengolongkan penyakit menjadi delapan pengolongan sindrome.

1. Menanyakan demam

Apakah ada demam atau tidak, apa bila ada demam menunjukan penyakit luar, apa bila tidak demam atau mungkin justru kedinginan menunjukan penyakit dalam. Apakah demam sering kambuh? Suka makan yang hangat atau dingin, dan lain sebagainya.

2. Menanyakan tentang keringat

Mudah berkeringat atau sulit berkeringat. Apa bila mudah berkeringat disertai letih lesu orang tersebut menderita syndrome Chi si (kekurangan Chi). Sulit berkeringat menunjukan syndrome dingin

3. Menanyakan kepala dan tubuh serta anggota gerak

Apakah ada nyeri? Bila ada, pada bagian mana?, misalnya ditemukan nyeri pada perut atas sebelah kiri, menunjukan gangguan lambung.

4. Menanyakan tentang buang air besar(BAB) dan buang air kecil(BAK)

Apakah ada kesulitan BAB atau BAK

Apakah apakah BAB berbau sangat busuk

Apakah BAK keruh?

Misalnya ditemukan sulit BAB dengan feses lembek menunjukan kurangnya gerak usus, tetapi apa bila BAB dengan feses keras, perut merasa nyaman bila diberi penghangatan, menunjukan penumpukan dingin pada usus besar.

5. Menanyakan makan dan minum

6. Rasa apa yang paling disukai?

7. Lebih suka minum dingin atau hangat?

8. Misalnya seseorang yang suka merokok, menunjukan menyukai rasa pahit, maka apabila dikaitkan dengan teori 5unsur, rasa pahit yang berlebihan dapat melemahkan paru-paru.

9. Menanyakan tentang dada dan perut

Apakah ada rasa tertekan pada bagian dada atau perut?

Misalnya nyeri berpindah-pindah pada perut, perasaan nyaman apa bila ditekan dan diberi pemanasan menunjukan sindrome angin

10. Menanyakan pendengaran

Apakah ada suara berdenging, bila ada kuat atau lemah, hilang-timbul atau terus menerus.

Misalnya ditemukan telinga berdengin keras, menunjukan syndrome hiperaktif yang hati, sebalikany ditemukan telinga berdenging terus menerus dan lemah, menunjukan defisiensi Yin Ginjal.

11. Menanyakan kehausan

Apakah mudah terasa haus?

Misalnya penderita merasa haus terus menerus disertai banyak pipis dan gatal-gatal dibagian genital, menunjukan kemungkinan diabetes

12. Menanyakan penyakit yang pernah diderita dan pengobatan yang diterima

Pertanyaan ini sangat penting untuk mengetahui riwayat penyakit dan untuk menghindari obat-obat yang mungkin dapat menimbulkan alergi.

13.Pertanyaan khusus wanita dan anak-anak

pada wanita tanyakan ngenai menstruasi, sirklus haid?, apakah ada nyeri? Dll.

Pada anak-anak apakah ada kelainan sewaktu dalam kandungan?, apakah sudah menerima vaksinasi, dll.

4. Pemeriksaan dengan perabaan yang disebut Cie.

Pemeriksaan cie meliputi perabaan, pengetukan, penekanan dan pemeriksaan nadi.

4.1 Perabaan

Perabaan untuk mengetahui kelainan suhu tubuh, dalam klinik sering ditemukan dingin palsu dan panas palsu, artinya ketika dilakukan perabaan tubuh penderita terasa suhu tinggi/demam tinggi, tetapi pasien merasakan tubuhnya sangat kedinginan, ini lah yang disebut dingin palsu, sehingga walaupun tubuh kedinginan perlu dilakukan kompres dingin, dan obat penurun panas. Demikan juga sebaliknya teraba suhu tubuh pasien dingin tetapi pasien tidak merasakan dingin melainkan panas dan bahkan sampai berkeringat, ini dinamakan panas palsu.

4.2 Pengetukan

Pengetukan untuk mengetahui apakah ada rongga tubuh yang terisi angin misalnya mengetuk bagian perut terdengar kembung, menunjukan perut kembung

4.3 Penekanan

Penekanan untuk mengetahui letak nyeri dan sifat nyeri, misalnya nyaman bila ditekan dan diberi pemanasan menunjukan syndrome dingin. Bertambah sakit bila ditekan menunjukan stagnasi darah

4.4 Pemeriksaan nadi

Pemeriksaan nadi dilakukan pada nadi A. Radialis pada pergelangan tangan yang bertujuan mendukung atau memastika diagnosa yang sudah dilakukan sebelumnya. Sesungguhnya terdapat 28 nadi patologis, tetapi untuk pemula sebaiknya mengunakan 6 nadi dasar terlebih dahulu untuk menghindari kebinggungan.

4.4.1 Nadi cepat

Nadi cepat adalah nadi yang lebih dari 60detak permenit atau 4 detak dalam 1x ekspirasi dan inspirasi. Dalam nadi cepat perlu diperhatikan usia dan musim karena pada anak-anak nadi akan lebih cepat, dan pada orang tua nadi akan menjadi lebih lambat. Nadi cepat menunjukan syndrome panas

4.4.2 Nadi lambat

Nadi Lambat adalah nadi yang kurang dari 60 detak permenit, atau kurang dari 4detak dalam 1x ekspirasi dan inspirasi. Dalam nadi lambat apa bila ditemukan pada atelit atau olah ragawan menunjukan nadi tersebut normal. Nadi lambat menunjukan sindrome dingin

4.4.3 Nadi mengambang

Nadi mengambang adalah nadi yang apabila dengan metode penekanan melekat sudah teras dan apa bila ditekan kuat hilang. Nadi mengambang menunjukan syndrome Luar

4.4.4 Nadi tenggelam

Nadi tenggelam adalah nadi yang apabila dengan metode penekanan melekat tidak terasa dan apabila ditekan kuat atau dalam baru terasa. Nadi tenggelam menunjukan syndrome Dalam

4.4.5 Nadi Lemah

Nadi lemah adalah nadi yang sulit untuk ditemukan atau teraba tidak bertenaga. nadi lemah menunjukan syndrome Si

4.4.6

Nadi Kuat adalah nadi yang terasa kuat bila diraba, dan mungkin dapat dilihat denyutnya dengan mata. Nadi kuat menunjukan syndrome Se.

Minggu, 28 Februari 2016

← Deteksi penyakit lewat kukuCara cepat deteksi penyakit lewat jari tangan →
Deteksi penyakit melalui lidah
Posted on Februari 22, 2010 by AKUPUNTUR
Pernahkah memperhatikan warna dan bentuk lidah Anda? Ternyata, selain sebagai indera pengecap, lidah juga bisa memberikan sinyal ketika tubuh mengalami gangguan kesehatan. Warna dan bentuk yang tidak normal tersebut bisa menunjukkan kondisi kesehatan. Ahli akupuntur, Dr Vanda Huang mengungkapkan arti dari gejala tidak normal yang dideteksi lewat lidah, seperti yang dikutip dari shineyahoo.com.

1. Gejala: lidah berwarna keunguan.

Kondisi ini bisa menandakan peredaran darah yang tidak lancar. Penyebabnya antara lain bisa karena stres kronis, atau sedang mengalami nyeri tubuh kronis.

Pengobatan: bisa diatasi dengan akupunktur, cupping, atau gua sha (teknik penyembuhan yang melibatkan pemeriksaan secara meraba) untuk memperlancar peredaran darah, detoksifikasi, dan membuat rileks otot-otot yang tegang.

2. Gejala: terdapat lapisan putih yang tebal

Menunjukkan masalah dengan pencernaan atau pola makan buruk.

Pengobatan: Akupunktur, moxibustion (proses pemanasan herbal, biasanya Artemisia, lebih dari titik akupunktur tertentu untuk menyehatkan dan memperkuat organ tubuh), dan perubahan pola makan seperti mengurangi makanan mentah, kedelai, susu, dan gula.

3.Gejala: memiliki lapisan kuning.

Menandakan panas tubuh yang berlebihan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol, makanan pedas, mengalami stres emosional dalam jangka panjang, atau akibat merokok.

Pengobatan: Akupunktur dan mengonsumsi ramuan pendingin temperatur tubuh, seperti peppermint, jelatang, ketumbar, dan dandelion hijau, yang ditambah berbagai ramuan Cina.

4. Gejala: bentuk lidah berlekuk-lekuk.

Menunjukkan kelelahan yang dapat menimbulkan kehilangan gairah, kekuatan memori menurun, dan mudah merasa kedinginan.

Pengobatan: Akupunktur, moxibustion, dan mengubah pola makan (perbanyak bahan makanan alami yang mudah dicerna, seperti labu, ubi jalar, dan wortel), dan konsumsi juga makanan menghangatkan, seperti bawang putih, jahe, bawang merah, daun bawang, dan kayu manis.

5. Gejala: Ujung lidah berwarna merah terang.

Menunjukkan stres, gelisah, cemas, dan sulit tidur.

Pengobatan: Akupunktur, teknik relaksasi, mengonsumsi herbal seperti gandum, lemon, lavender, dan St John’s wort yang ditambah berbagai ramuan Cina.
lumpuh ringan
Ada beberapa macam kelumpuhan yaitu lumpuh sebelah dan lumpuh seluruh badan. Dalam ilmu akupunktur kelumpuhan disebabkan karena adanya penyumbatan energi Chi pada meridian Yang tangan dan Yang Kaki. Penyumbatan ini disebabkan karena adanya penimbunan lembab panas atau angin dalam.


Timbulnya lembab panas atau angin dalam yang pada umumnya disebabkan :

Yang Se Hati (unsur Yang dalam organ hati berlebihan / berkobar)
Emosi marah, mempengaruhi organ hati, unsur Yang dalam hati dan Kantung Empedu mempengaruhi tendon, maka tendon mejadi rusak.

Dapat juga karena fungsi ginjal kurang baik, dalam hal ini ginjal kekurangan air (Yin Si Ginjal) sesuai dengan hubungan ibu dan anak dalam 5 unsur, hati yang bersimbul kayu kekurangan air dari ginjal, sehingga unsur Yang hati berlebih dan berkobar menimbulkan lidah api / angin dalam.

Yang Si Ginjal
Unsur Yang dalam ginjal lemah

Hal ini disebabkan karena coitus (kegiatan sex) yang berlebihan, Cing Chi dalam ginjal terluka menyebabkan otot dan tendon tak terpelihara baik, menimbulkan kelumpuhan.

Makanan berlemak, makanan yang bersifat panas dan minuman beralkohol, menyebabkan lambung menderita panas, paru-paru terserang panas dari lambung, melukai pembuluh darah, uap panas dari paru-paru menjadi lembab panas yang kemudian menyerang limpa, mempengaruhi otot-otot sehingga otot menjadi rusak.



Kelumpuhan berkaitan dengan tendon

Dalam perjalanannya meridian Lambung bertemu dengan perjalanan meridian tendon kaki di daerah genetalia atau kelamin. Maka dengan mempengaruhi (merangsang) meridian Lambung, dapat pula mempengaruhi meridian tendon sehingga meridian-meridian tendon dari seluruh tubuhpun akan terpengaruhi (terangsang).

Kelainan meridian Tendon bisa tercermin pada adanya kelainan pada fungsi alat-alat gerak (persendian). Meridian tendon kaki berjalan dari ujung jari kaki naik ke kepala. Demikian pula perjalanan meridian tendon tangan dari ujung jari tangan naik sampai di kepala.

Dengan merangsang titik-titik yang berada dalam meridian usus besar dan meridian lambung maka Chi meridian akan berjalan lancar.

Gejala

Para permulaan sakit ada yang jatuh pingsan, suhu badan panas tetapi ada juga yang tiba-tiba lumpuh, bagun tidur melihat keadaan dirinya lemah, alat-alat gerak tak dapat bergerak, hilang rasa, otot-ototnya kian hari mengecil.

Gejala Umum

A. Yang Se hati

Mata Terbuka
Tangan Mengepal
Mulut Terkatup
Tak Berkeringat
Susan BAB / BAK
Denyut nadi kuat bertenaga
B. Yang Si Ginjal

Cing Ci dalam ginjal terluka, Ci sejati lemah atau unsur Yang dalam ginjal lemah

Mata Tertutup
Tangan Terluka
Berkeringat banyak
Ngompol dan BAB tak tertahan
Denyut nadi lemah
Pengobatan

1. Pingsan

Pai Hui (XIV 20) : dipuncak kepala

Ren Cung (TU 26) : dibawah hidung

Sudut-sudut kuku pada titik-titik meridian

2. Rahang Terkatup

Cia Ce (III 6) : dibelakang pipi, bila kita menggigit keras, akan tampak tonjolan otot

Sia Kuan (III 7) : di depan telinga

He Ku (II 4) : disela antara ibu jari tangan dan jari telunjuk

3. Lidah Kaku

Ya Men (XIV 15) : 0,5 cun diatas batas rambut belakang

a. Kelumpuhan tangan dan lengan

He Ku (II 4) : disela antara ibu jari tangan dan jari telunjuk

Sao San LI (II 10) : 2 cun (3 jari) dari lipat siku

Ci Che (II 11) : pada ujung lipatan siku

Cien I (II 15) : didepan persendian tulang lengan

b. Kelumpuhan tungkai kaki

Pi Kuan (III 31) : terletak pada bagian tengah-tengah paha bagian atas

Fu Tu (III 32) : 6 cun (8 jari) diatas lutut

Cuk San Li (III 36) : 3 cun (4 jari) dibawah lutut

Cie Si (III 41) : pada garis lipat pergelangan kaki

c. Melancarkan Ci meridian kantung empedu
Huan Tiao (XI 30) : pada sebuah lekukan diatas pangkal paha

Fung Se (XI 31) : ditengah-tengah antara garis lutut dan pangkal paha

d. Membersihkan panas paru-paru

Lie Cie (I 7) : 1,5 cun (2 jari) diatas pergelangan tangan bagian dalam, segaris ibu jari

e. Memperbaiki pembuluh darah

Tay Yen (I 9) : pada garis pergelangan tangan dalam di bawah Lie Cie (I7)

f. Menguatkan tendon
Yang Ling Cuen (XI 34) : disebuah lekukan di bawah lutut bagian luar

g. Menguatkan sumsum tulang

Sien Cung (XI 39) : 3 cun (4 jari) diatas mata kaki bagian luar